Jumat, 16 November 2018
Athar Wangian & Melody Zahra
Selasa, 06 Juni 2017
Saya dan Kehidupan
SAYA & KEHIDUPAN..
Saya?
Bernama lengkap Iman Mahaputra Zein.
Menyukai segala genre music yang mampu menyumbangkan nada – nada mahal kepada pendengar.
Tuhan memilih Padang sebagai kota yang nanti akan melahirkannya,
Dimana 06 Agustus 1991 terpilih sebagai kalender favoritnya kelak.
Iman Mahaputra Zein,
Mengaku memiliki kecerdasaan analisis seperti Shinichi Kudo dalam serial komik Jepang Detective Conan,
Mengaku memiliki kepandaian menulis seperti Dewi Lestari di kota Bandung sana, karena memang menjadi novelis adalah pilihan mimpinya yang belum tercapai.
@zeiniman? Ya itulah nama akun istagramnya, dimana dia juga memiliki harapan memiliki followers banyak seperti akun @dagelan dimana nantinya para pengikutnya bisa menikpati cerpen hasil buah pikirnya secara gratis.
Kehidupan?
Secara Biologis kehidupan adalah dimana terdapat berbagai ekosistem yang saling berkembang biak.
Secara sosiologis kehidupan adalah interaksi antar umat manusia.
Secara geografis terdiri dari pulau dan lautan luas yang kemudian bisa disulap menjadi atlas/globe dengan ukuran yang sangat berbeda dari sebelumnya.
Secara Iman Mahaputra Zein kehidupan adalah dimana kamu bisa menikmati romatisme boilogis sosiologis dan geografis dalam satu tarikan nafas.
Kehidupan bisa mengenalkanmu pada orang – orang seperti Karl Marx, Max Webber, Leonardo Da Vinci tanpa harus bertemu dengannya, intinya kehidupan bahkan bisa mengakrabkanmu dengan orang mati sekalipun.
Saya dan kehidupuan?
Kehidupan selalu mengalir, setiap detik tidak akan sama dengan detik sebelumnya, walaupun jarum jam tanganmu hanya mengililingi lingkaran yang itu – itu saja setiap harinya.
Iman Mahaputra Zein merupakan bagian kehidupan, dia memijak bumi yang sama dengan Karl Marx, Max Webber, Leonardo Da Vinci namun di detik yang berbeda.
Kehidupan dan Iman Mahaputra Zein bukanlah suatu kesatuan namun tidak bisa dipisahkan pula, namun mereka bisa merajai semesta.
Karena situli selalu punya cara untuk mendengar dan sibuta selalu punya cara untuk tak kehilangan arah.
Beruntungnya Iman Mahaputra Zein terlahir dengan 2 mata lengkap
Baginya kedua matanya adalah jendela besar yang mampu menengok kehidupan, dimana nanti tangan dan otaknya akan seiring menghasilkan karya tulis yang menceritakan tetang bagaimana semesta kehidupan memiliki cerita yang berbeda setiap detiknya.
Saya dan kehidupan?
…..
Saya adalah kehidupan.
Iman Mahaputra Zein
Rabu, 07 Desember 2016
Paginya ibukota
Pagi di ibukota warnanya seperti petang.
Pantas saja.
Karena sebagian mereka akan memulai bertempur.
Sebagian lagi dari mereka mulai menyudahi pertempuran.
Jakarta sepertinya kota untuk mengais rezeki.
agar suatu saat emas bisa di bawa pulang ke desa.
Jangan terlalu jahat Jakarta, karena sebenarnya desa tak terlalu menuntut banyak ke kota.
Tapi ada benarnya juga ibukota, karena hidup tak selalu hanya untuk makan.
Minggu, 04 Desember 2016
Penggiat Hujan
Terhambat langkah tua sang penggiat. malu dia takut akan hujan.
Badannya terlalu besar menyisip dari celah hujan.
Hujan tak marah padanya ataupun sebaliknya.
Mereka berbicara melalui suara, suhu, serta aroma, namun tak saling menyentuh.
Sebenarnya si penggiatlah yang menciptakan hujan, dari air yang ia campakan ke tanah, atau dari laut yang ia Selami.
Hujan pula yang membesarkan penggiat, karna air dan makanan yang si penggiat lahap, adalah hasil tampungan hujan yang sudah diolah mesin.
Rotasinya selalu begitu dan mereka tak mengaku.
Karena mereka sangat cerewet saling mengadu rindu...
namun tak pernah bertemu.
Minggu, 21 Agustus 2016
Entah Untuk Siapa
Jumat, 06 Mei 2016
Athar Wangian
Kamis, 05 Mei 2016
Negri Awak
Senin, 11 Januari 2016
A Story
Kamis, 15 Januari 2015
MENJAMU
Senin, 10 November 2014
Pada kolom awal, tertera kotak berlabel "judul pos" kita akan menamakannya apa? Hal yang mewakili pikiran kita yang pecah? hal yang mewakili hati yang resah? sudah.. kenalkan saja saya lagi dengan semangat, sudah lama kami tidak saling berkabar, kita malu malu, padahal aroma rindu menyengat.. kapan terakhir kali kita bertemu? Disaat kita membuka jendela pagi hari di hari senin pada awal tahun? Ini tidak jelas kapannya.. yaa.. ketika kita bersama yang lainnya diruang kumuh bertuhan papan kapur.. bukan bukan itu, ketika kita menemukan hal baru? Mendatangi sebuah kota? Mengunjungi desa sebelah? Itu semua ketika kita menang! .... hah? Menang? Ya.. yaa! ketika kita menang! Itu terakhir kita ketemu.. lalu kenapa sekarang kau angkuh? Enggan bertegur sehingga semuanya luntur...
Senin, 08 September 2014
Jumat, 29 Agustus 2014
Sabtu, 28 Desember 2013
saya kalo nulis di word biasa karna pengen nulis aja tanpa maksud apa cuma lagi-lagi karna pengen, mau itu berbentuk artikel, syair2 atau malah ke asyikan bisa jadi naskah antah berantah seneng nulisnya tanpa beban dan hasilnyapun enak buat di baca dan berimbas banyak yang make kaya artikel2 saya di pajang di sana-sini mau dipajang ke dalam wilayah mobile macam web komunitas yang ngga dikenalpun juga pernah begitu pun puisi dan naskah teater yang sudah beberapa kali di pentaskan.
nah kalo ada yang minta saya nulis artikel bertema ini itu. ataupun minta bikinin naskah teater saya jadi bingung mau nulis apa, karna takut ngecewain dan kita kebanyakan mikir waktu nulis, saya termasuk yang hoby nulis apalagi baca boleh di bongkar tulisan-tulisan saya di laptop ato komputer di rumah berserakan, tapi tetep aja kalo di minta ataupun ikut perlombaan bingung apa yang mau di tulis, kalo prlombaan kita didesak pengen menang udah diketikpun di hapus lagi karna tiba2 kebayang pihak lawan punya karya yang lebih bagus, akhirnya kejebak sendiri khan ? makanya dalam berkarya dalam ranah apapun bener ya, yang penting itu dari hati dan nyaman bebas dari tekanan, pasti hasilnya bagus.
itu contoh dari kasus saya yang hoby nulis, sebenernya mau pesen buat promotor2 acara di padang atau EO yang terkait terkhusus di bagian musik cerita saya di atas analogikan saja, begini rata-rata kebanyakan acara buat musisi2 muda di padang itu festival perlombaan, persaingan, nah ujung2nya kaya kasus saya dalam hal menulis td, mereka dituntut menang bukan berkarya awas nanti mereka kehabisan ide, makanya banyakin aja acara-acara parade mereka tanpa beban buat mengolah musik tidak takut kalah, karna ngga ada yang menang maupun kalah, bukannya kehabisan ide malah mereka menggali-gali ide resikonya cuma kebanjiran ide.
pernah saya ngobrol dengan teman tentang bandung, ngga salh di sana banyak lahir seniman-seniman hebat karna kebanyakan di bandung konsepnya kaya parade ya hasilnya liet sendiri khan? disana hujan karya !
saya juga pernah ngobrol dengan salah satu promotor acara hebat di indonesia kurang lebih dia ngomentar begini, "kalo mau nyari additional player lebih baik padang banyak skillnya ngeri, tapi kalo mau nyari musisi yg mau dibesarin yah silahkan ke jawa" NAHLO ? !
Sabtu, 09 November 2013
Sabtu ku yang kesekian
Jumat, 01 November 2013
semangat pak anto
Senin, 21 Oktober 2013
SEJARAH PERKEMBANGAN MUSIK JAZZ
Sebagian irama dalam musik jazz pernah diasosiasikan dengan rumah-rumah bordil dan perempuan-perempuan dengan reputasi yang kurang baik. Dalam perjalanannya kemudian, jazz akhirnya menjadi bentuk seni musik, baik dalam komposisi tertentu maupun improvisasi, yang merefleksikan melodi-melodi secara spontan. Musisi jazz biasanya mengekspresikan perasaannya yang tak mudah dijelaskan, karena musik ini harus dirasakan dalam hati. “Kalau kau menanyakannya, kau tak akan pernah tahu” begitu menurut Louis Armstrong.
Legenda jazz dimulai di New Orleans dan berkembang ke Sungai Mississippi, Memphis, St. Louis, dan akhirnya Chicago. Tentu saja musik jazz dipengaruhi oleh musik yang ada di New Orleans, tribal drums Afrika dan struktur musik ala Eropa. Latar belakang jazz tidak dapat dilepaskan dari fakta di mana jazz dipengaruhi berbagai musik seperti musik spiritual, cakewalks, ragtime dan blues. Salah satu legenda jazz yang dipercaya bahwa sekitar 1891, seorang pemilik kedai cukur rambut di New Orleans bernama Buddy Bolden meniup cornet-nya dan saat itu lah musik jazz dimulai sebagai gebrakan baru di dunia musik. Setengah abad kemudian, musik jazz di Amerika memberi banyak kontribusi di dunia musik, dipelajari di universitas, dan akhirnya menjadi sebuah aliran musik yang serius dan diperhitungkan.
Musik jazz sebagai seni yang populer mulai menyebar ke hampir semua masyarakat Amerika pada tahun 1920-an (dikenal sebagai Jazz Age). Jazz semakin marak di era swing pada akhir 1930-an, dan mencapai puncaknya di akhir 1950-an sebagai jazz modern. Di awal tahun 20-an dan 30-an, “jazz” telah menjadi sebuah kata yang dikenal umum.
Pengaruh dan perkembangan musik blues tidak dapat ditinggalkan saat membahas musik jazz di tahun-tahun awal perkembangannya. Ekspresi yang memancar saat memainkan musik blues sangat sesuai dengan gaya musik jazz. Kemampuan untuk memainkan musik blues menjadi standar bagi semua musisi jazz, terutama untuk digunakan dalam berimprovisasi dan ber-jam session. Musik blues sendiri, yang berasal dari daerah Selatan, memiliki sejarah yang sangat luas. Pemain musik blues biasanya menggunakan gitar, piano, harmonika, atau bermain bersama dalam kelompok yang memainkan alat-alat musik buatan sendiri.
Era Dixieland dan Ragtime
Ragtime menjadi unik karena tidak menyertakan improvisasi dan hawa blues. Hal ini adalah sebuah pengaruh dari bentuk asal jazz, berlangsung selama sekitar 15 tahun pertama di abad 20. Umumnya sebuah musik untuk piano yang telah ditulis secara keseluruhan dapat ditampilkan oleh orkestra dan mewakilkan campuran dari pengaruh klasik dan marching band. Coba Anda dengarkan musik dari Scott Joplin untuk mencicipi ragtime.
Dixieland adalah sebuah style yang dapat dianggap sebagai suatu varian dari jazz klasik dan jazz New Orleans. Akar asli dari dixieland sebagai bentuk musikal bersumber dari scene musik Chicago pada tahun 1920-an. Pionir dari dixieland style meliputi gitaris Eddie Condon, saxophonist Bud Freeman, dan trumpeter Jimmy McPartland.
Gaya dixieland melibatkan improvisasi kolektif dalam chorus pertama, dengan para musisi masuk solo bersama riffing dari alat musik tiup, diikuti oleh closing ensemble, biasanya drummer memainkan 4-bar tag yang diakhiri oleh keseluruhan band. Tidak seperti gaya-gaya musik jazz yang lain, set lagu untuk musisi dixieland agak terbatas, namun menawarkan variasi yang tanpa akhir dalam model suara, dikembangkan sekitar 1910-an.
Seiring dengan berkembangnya ragtime, New Orleans jazz muncul dalam scene musik jazz selama 2 dekade pertama di abad 20. Dianggap sebagai suatu style jazz pertama, yaitu dari 1895 dengan musik Buddy Bolden, Kid Ory, dan Jelly Roll Morton di Storyville, New Orleans, sampai mendekati 1917. New Orleans jazz telah menjadi tidak fit untuk marching brass band. Ada dokumentasi New Orleans jazz pertama dari The Original Dixieland Jass Band di tahun 1917 sampai 1920-an, ketika teknologi rekaman telah berkembang.
Musik ini berkembang meliputi pemain trumpet dan cornet, seperti Joe Oliver dan Louis Armstrong, ditampilkan sebagai suatu gaya yang berorientasi terhadap ensemble, dengan pemain trumpet memainkan melodi, harmoni dan countermelodi datang dari pemain trombon dan/atau clarinet. Seksi rhythm berkembang menjadi suatu banjo ensemble, drum, tuba atau bass, dan piano. Secara keseluruhan, poin penting dalam New Orleans jazz adalah untuk menitikberatkan suatu ensemble daripada solo. Musik ini berlanjut melebarkan sayapnya selama era 1920-an, dan mulai disaingi oleh lahirnya musik swing yang akhirnya akan menggantikan jenis musik ini. Dixieland style, yang tumbuh beriringan, menjaga struktur dasar dari New Orleans jazz.
Era swing dan bigband
Duke Ellington Big Band Sekitar tahun 1920 dan awal tahun 1930, dansa filip merupakan dansa yang sangat populer di kala itu. Melodi yang mengiringi dansa ini harus lembut dan romantis, biasanya di iringi oleh sebuah orkestra. Orkestra tersebut di mainkan sesuai dengan apa yang dituliskan di suatu kertas dan penyanyinya harus menyanyikan dengan sangat lembut dan pelan (biasanya penyanyinya memakai suara tenor). Lalu music swing lambat laun meninggalkan orkestra string dan memilih untuk memakai yang lebih mudah, suatu aransemen yang lebih “seru” yang menghasilkan suara terompet dan instrumen yang memakai angin dan mengimprovisasi melodi.
Louis Armstrong menawarkan sudut pandang yang berbeda dalam sejarah swing, disiarkan secara mendunia oleh suatu acara di stasiun radio Bing Crosby. Crosby berkata, “kami memperkenalkan kepada anda seorang yang adalah master dari swing dan saya akan meminta tolong kepadanya untuk memberi penjelasan kepada anda tentang apa itu musik swing. Lalu beberapa saat louis menjelaskan, “ow, musik swing, ya kami semua menyebutnya ragtime, lalu blues, lalu jazz. Dan sekarang disebut swing.”
Pada tahun 1930an merupakan kelahiran musik swing. Efek yang baru ini lebih bagus dibandingkan pada tahun 1920an, tapi kalau ditanya mengenai musiknya, tentu membuat semua orang yang mendengarnya serasa ingin berdansa swing. Sebagian besar kelompok band yang beraliran jazz mengadopsi style ini di awal tahun 1930, tapi band yang bermain “manis” tetap menjadi band yang terpopuler di kalangan penari kulit putih sampai seseorang bernama Benny Goodman muncul di Ballroom Palomar pada bulan agustus 1955 dengan musiknya yang lebih “hot”.
Para penonton dari penari muda kulit putih sangat menyukai Ritme “hot” Goodman dan komposisi musik swingnya. Hot swing dan Boogie Woogie menjadi bentuk yang dominan dari musik amerika untuk sepuluh tahun ke depan. Lalu banyak bermunculan setelah swing ini menjadi populer. Sebagai contoh Bing Crosby dan Frank Sinatra memakai band swing untuk memberikan efek yang sangat bagus dalam musiknya dan tetap mempertahankan hal ini menjadi musik yang populer meskipun telah tiba saatnya era rock n roll.
Era Bebop
Miles DavisBebop adalah salah satu aliran music jazz yang mempunyai karakteristik unik berupa tempo yang sangat cepat dengan mengutamakan improvisasi pada struktur harmoni daripada improvisasi pada melodi. Musik bebop dikembangkan di pertengahan 1940an dan mulai dimainkan musisi terkenal dalam 2 tahun pertama di perang dunia II.
Pada era tahun 1940an, para penggemar jazz mulai meninggalkan music swing tahun 30an. Para musisi papan atas seperti Dizzy Gillespie, Bud Powell, Charlie Parker, dan Thelonious Monk yang sangat terinspirasi dari generasi sebelumnya seperti Art Tatum, Ear hines, Coleman Hawkins, Lester Young, dan juga Roy Eldridge.
Bebop menggambarkan perubahan drastis dari music jazz era swing dengan karakter yang sudah dijelaskan diatas, tempo cepat, phrase yang asimetrik, melodi yang penuh dengan intrik, dan ritme yang benar-benar diubah secara drastic. Bebop sering tampak sebagai music yang nervous dan sering terputus dan terbagi. Tapi bagi hampir semua pemusik jazz dan juga peminat jazz di seluruh dunia, era music bebop diakui sebagai revolusi music jazz yang paling menarik dan indah.
Kebebasan yang ditawarkan music bebop dalam struktur musiknya benar-benar menentang kaedah music swing yang lebih ke arah aransemen music untuk orchestra atau band. Dalam music bebop, anda akan menemukan banyak sekali improvisasi individual dalam permainan chord dan alat musiknya. Bahkan ketika para musisi jazz sudah terbawa music mereka, jazz bebop akan memberikan anda sebuah improvisasi yang bersifat spontan dimana para musisi bahkan mungking tidak akan bisa mengulang improvisasi mereka dari awal hingga akhir. Disini adalah perbedaan paling besar dari music bebop bila dibandingkan dengan music swing. Penambahan kompleksitas dari melody yang dimainkan juga merupakan tren baru yang terdapat dalam jazz era bebop.
Pada kebanyakan permainan jazz bebop, ada beberapa instrument yang lazim digunakan. Instrumen-instrumen tersebut adalah saxophone, terompet, drum, bass, dan juga piano. Format awal dari jazz bebop ini dipopulerkan pleh duet Charlie Parker dan Dizzy Gillespie pada tahun 1940an. Permainan grup yang digawangi oleh Charlie Parker dan Dizzy Gillespie juga sering sekali menambahkan saxophone, gitar, trombone, atau biola dalam komposisi jazz bebop mereka. Meskipun hanya menjadi salah satu dari aliran music jazz, hingga saat ini jazz bebop masih dimainkan di seluruh dunia. Ciri khas berupa substitusi harmoni yang sangat kompleks serta improvisasi yang sangat bebas menjadi kesukaan dari banyak musisi jazz. Dalam semua pendidikan jazz, aliran dari jazz bebop ini dapat menjadi salah satu alternative untuk mengekspresikan diri.
Musik Bebop paling baik dimainkan dalam format small-group; quartets dan quintets terbukti ideal dengan alasan ekonomis dan artistik. Musik ini berkembang di lingkungan klab-klab jazz perkotaan, dimana penonton lebih memilih datang untuk mendengarkan permainan solo ketimbang untuk berdansa diiringi lagu favorit mereka. Secara singkat, musisi bebop menjadikan jazz suatu bentuk seni yang tidak hanya ditujukan untuk rasa, namun juga kecerdasan intelektual.
Bintang-bintang jazz bermunculan di era bebop, diantara mereka adalah trumpeters Clifford Brown, Freddie Hubbard dan Miles Davis, saxophonists Dexter Gordon, Art Pepper, Johnny Griffin, Pepper Adams, Sonny Stitt dan John Coltrane, dan trombonist J.J. Johnson.
Di era 1950-an dan 1960-an, bebop mengalami beberapa mutasi : hard-bop, West Coast, cool-jazz dan soul jazz diantaranya. Format small-group dari bebop, yaitu satu hingga tiga horns, piano, bass dan drums, tetap menjadi standard combo instrumentasi jazz sampai hari ini.
Referensi:
http://forum.kompas.com/showthread.php?33723-Sejarah-Musik-Jazz-Di-Dunia
http://nggot.multiply.com/journal/item/8/Sejarah_Musik_Jazz
http://hiburan.kompasiana.com/gosip/2010/03/06/musik-jazz-sejarah-dan-perkembangannya-1/
Sabtu, 19 Oktober 2013
Salah Siapa?
barusan saja saya melihat grafik peningkatan pada kasus kekerasan seksual teradap anak dan perempuan
naik drastis dari tahun ke tahunnya.
ngaku ngakunya negara hukum, untuk berkelahi saja individu berfikir dua kali untuk melakukannya, takut akan sangsi dan denda yang dikenakan atas perbuatan tersebut,
lalu? lalu kenapa kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan justru meningkat?
angka pemerkosaan semakin tinggi, grafik yang terus naik di kasus pencabulan tidak terelakan, dan siapa yang akan disalahkan?
orang tua? keluarga korban? guru ? pemerintah? lingkungan masyarakat ? atau justru korban sendiri?
jika boleh saya menyalahkan, telunjuk saya akan dengan tegas mengarah kepada mental rakat indonesia, dan kebodohan pola pikir rakyat indonesia!
bagaimana tidak bermental bobrok, kebanyakan kasus kekerasan seksual terjadi dikarenakan si pelaku sering mengkonsumsi video porno, seharusnya indonesia masih baeruntung salah satu negara yang bisa dengan bebas mengakses dunia luar dari internet, tidak banyak peraturan atau bahkan masyarakat benar-benar tidak bisa mengakses seperti di beberapa negra lain.
masyarakat seharusnya memanfaatkan itu untuk hal yang positif, untuk menambah wawasan, memepertajam intelektual, melihat dunia luar banyak hal menarik unik yang bisa kita dapat dari internet dan hal hal positif lainnya.
mau menyanggah dengan mengatakan kurangnya pengawasan oang tua?
heey.. bahkan kasus kekerasan seksual tak sedikit dilakukan oleh orang tua atau kerabat korban sendiri!
saya bingung melihat negri ini
negri manja di era saya.
kenapa?
apa karena pendidikan yang kurang?
atau malah pendidikan itu yang menjadi penyebabnya.
Sabtu, 12 Oktober 2013
hari ini.. hari ini saya bangun siang.. hari ini tidak menyentuh skripsi.. hari ini tetap makan seperti biasa.. hari ini berkunjung ke youth center cemara... hari ini si kapok berisik di cemara.. hari ini negeriku menang memainkan si bundar... hari ini tetap merindu.. hari ini bertegur tegur sapa dengan teman jauh dan di ajak ke kotanya.. basa basi ingin selalu menjawab dengan tegas.. hari ini otak mulai semangat tapi takut jika target menyindir sinis.. hari ini.. ada apa dengan hari ini.. hari ini terasa banyak waktu yang terbuang.. ingin mengambil waktu tapi tidak tau untuk apa makanya terbuang.. hari ini sudah menjadi hari esok.. hari ini tetap bersyukur untuk semua hari ini...
hari esok.. sebenarnya hari ini adalah hari esok, karena sudah hampir dua jam melewati hari ini.. makanya hari ini sudah hari esok.. apa yang akan di lakukan di hari esok.. bapak dosen tidak akan terlihat dala tiga hari esok.. hari esok akan tetap sama seperti hari ini..? pasti berbeda karena pasti menolak untuk sama.. di hari esok pria tua banyak memarkirkan lelahnya.. tidak perlu mengajar.. tidak perlu mengayuh becak.. tidak perlu memakan hati.. sudah patut mereka sedikit menebus penat.. banyak yang akan menyukai hari esok.. setidaknya melebihi dari yang tidak.. itu harap.. semoga..
hari nanti.. apa itu hari nanti? hari setelah hari ini dan hari esok.. apa yang akan terjadi nanti? sebenarnya hari ini dan hari esok yang menjawab bagaimana hari nanti.. banyak harapan untuk hari nanti.. sudah siapkah hai nanti untuk itu? jika tidak bersiaplah untuk murung.. jangaaan.. jangaan... di hari nanti tidak boleh murung.. di hari nanti seharusnya lelah lah karena terlalu banyak tersenyum.. di hari nanti harus berlatih menanggung kebahagian yang begitu banyaak.. di hari nanti akan bertemu dengan hari nanti si pemilik lain, hari nanti itu alur dari hari hari sebelumnya..
jika hari nanti sudah datang.. kita akan bertemu lagi dengan hari lalu.. setidaknya untuk berterima kasih telah memberikan hari ini hari esok dan hari nanti...
Kamis, 31 Januari 2013
Ketabuan Masyarakat Terhadap Kekerasan Seksual
01 februari 2013
Iman Mahaputra Zein
Selasa, 15 Januari 2013
PENCABULAN DAN PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK
Saya bingung harus berkomentar apa dalam waktu yang singkat, karena travel jemputan akan datang jam 20:00 WIB dan sekarang sudah pukul 19:02 WIB, saya banyak mendengar komentar masyarakat tentang kasus pemerkosaan terhadap anak dan perempuan, sering kali masyarakat menyalahkan korban, "salah sendiri kenapa pakai baju yang minim sehingga memancing kaum adam" "tuh karena pulang terlalu larut sehingga jalanan sepi dan memancing kriminalitas" bahkan mereka menirukan gaya bang Napi "kejahatan terjadi bukan karena ada niat tapi karena tidak ada kesempatan" ya begitulah kira-kira komentarnya,
menurut saya yang namanya korban tetap korban, mereka saat ini sedang sakit, secara fisik maupun pskologis, bukannya membatu malah memojokan mereka dengan kalimat yang menyalahkan mereka, bahkan sampai seorang hakim agung pun ikut serta melecehkan korban,
saya menganalogikan seperti pistol, saya pernah membaca buku tentang bagaimana cara menghentikan perang yang saling bunuh dan merugikan banyak pihak, salah satunya , menghanguskan seluruh senjata api didunia sehingga tidak ada lagi pertumpahan darah,
nah sekarang coba anda ambil pistol yang berisikan peluru dan siap di tembakan, anda letakan di depan anda, sekarang katakan pada pistol tersebut "bunuh saya !!" "tembak saya !!", apa yang terjadi? pistol sanggup membunuh anda? kenapa pelurunya tidak keluar? ya karena tidak ada yang menembaki, siapa akan menekan pelatuk? ya tentu saja manusia, jadi mau dihilangkan seluruh senjata api di dunia tetap saja yang membunuh itu adalah manusia, bukan pistolmya.
itu juga yang terjadi di dalam kasus pemerkosaan dan pencabulan, mau korban atau anak dan perempuan lain di suruh pakai baju yang seluruhnya tertutup tanpa ada bagian yang terbuka tetap saja tidak menjamin akan hilangnya kasus perkosaan dan pencabulan, apalgi terhadap anak yang tidak tau sama sekali dan mudah untuk di bohongi, itu yang harus kita lindungi, peran semua pihak sangat di butuhkan, dan lagi-lagi pendidikan kesehatan reproduksi memang sangat di perlukan.
dan saya sangat kecewa dengan statement dari calon hakim agung "tidak usah di hukum mati, pelaku dan korban sama-sama menikmati" keterlaluan seorang calon hakim yang seharusnya menegakan keadilan harus berkomentar seperti itu, siapa yang akan melindungi masyarakat dari kejahatan dan mendapatkan keadilan, kalau hakim nya sendiri mempunyai ideologi seperti itu.
saya masih ingat komentar sujiwo tejo " kalau di sebuah negara kita tidak mendapatkan makanan dan kelaparan itu masih wajar, tetapi jika untuk mendapatkan rasa aman saja kita tidak punya, itu bukan lagi sebuah negara"
nah sekarang apakah indonesia masih sebuah negara???